Pileg Bukan Tentang Aku atau Kamu, tapi Mereka
January 10, 2019
umkm trenggalek
UMKM go Digital: Mulai dari mana?
March 11, 2019

Bagaimana IST dapat membantu Perekonomian Trenggalek?

info seputar trenggalek

Bukan perkara mudah bekerja keluar kota atau bahkan keluar negeri, meninggalkan Trenggalek. Namun keinginan untuk hidup lebih baik memaksa kita meninggalkan hal-hal yang kita cintai. Rasa rindu kampung halaman, emak, bapak, anak, suami atau istri adalah konsekuensi yang harus di terima para pejuang nafkah.

Info Seputar Trenggalek (IST), berawal dari group di sosial media untuk membantu mendapatkan informasi mengenai Trenggalek. Ternyata group tersebut cukup membantu orang-orang yang bekerja di luar kota maupun di luar negeri untuk sekedar mengetahui perkembangan terkini mengenai Trenggalek. Cukup membantu mengurangi rasa rindu kampung halaman. Dan kini IST telah berhasil menjelma menjadi gerakan sosial.

Berawal dari sosial media kini di beberapa daerah bahkan negara, IST memiliki Koordinator Wilayah (Korwil).

Kelompok ini sangat peduli, melalui group di sosial media mereka sering mengumpulkan bantuan untuk masyarakat Trenggalek yang kurang mampu atau mendapatkan musibah.

Teman-teman dalam group IST banyak yang bekerja di luar kota bahkan luar negeri. Sebagai tenaga kerja dalam perantauan mereka fokus pada keinginan untuk pulang kembali di Trenggalek. Beberapa kali secara pribadi kita menemui TKI yang membawa banyak uang dari luar negeri untuk membangun rumah dan bahkan sampai berinvestasi dengan membuka usaha di rumah.

Bagaimana uang para TKI ini membantu perekonomian Trenggalek?

Setiap uang yang dikirim oleh para TKI untuk keluarga mereka di rumah, kebanyakan akan di transaksikan di Trenggalek itu sendiri. Sederhananya uang para TKI ini dibelanjakan untuk produk didalam Kab. Trenggalek, para pedagang di Trenggalek yang mendapatkan imbasnya secara langsung. Dari setiap transaksi barang ada pajak yang akan didapatkan pemerintah Kab. Trenggalek.

Sepanjang tahun 2017 total uang yang di bawa TKI Jatim mencapai 7.7 trilyun, hampir menyamai APBD Surabaya yaitu 8 trilyun.

Tapi ini semua dibayar mahal oleh para pahlawan devisa, yaitu meninggalkan sanak keluarga, anak, istri, suami, ibu, bapak. Tidak jarang dengan adanya jarak antara suami istri dalam waktu lama menjadi pemicu pertikaian dalam keluarga.

“Terimakasih untuk para TKI, semoga bisa lekas mengumpulkan modal untuk membangun usaha di Trenggalek dan menetap bersama keluarga.”

Yudha Prayogo A., S.Psi
Yudha Prayogo A., S.Psi
Kita semua adalah pejuang, dalam setiap pertumbuhan dan perkembangan ada orang yang sangat keras kepada dirinya sendiri. Sangat yakin, kita semua wajib berjuang keras untuk setiap pertumbuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *