Daftar anggota DPRD Kota Malang tersandung kasus korupsi
September 10, 2018
Membangun Personal Branding Caleg
September 11, 2018

Rincian Gaji DPRD Kota Malang

Berdasarkan laporan tahun 2017 Malang Corruption Watch (MCW) menyatakan penghasilan anggota DPRD telah naik. Mengacu pada PP No 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan DPRD per tahun Ketua DPRD membawa pulang sebesar Rp 341.798.000, Wakil Ketua Rp 299.902.000, anggota DPRD sebesar Rp 238.227.000. Yang berarti lebih dari 10 kali UMR warga Kota Malang, belum termasuk tunjangan lain, seperti menjadi panitia khusus (pansus), badan, dan komisi. Jelas ini mencederai hati warga masyarakat Kota Malang.

“Gaji DPRD sangat besar dan cukup mencederai rakyat di tengah buruknya kinerja dewan (korupsi massal). Belum lagi ditambah tunjangan, tentunya sangat menggiurkan bagi seseorang yang duduk di legislatif (DPRD),” ungkap Kepala Riset Badan Pekerja MCW Bayu Diktiarsa kepada detikcom, Jumat (7/9/2018).

Anggota dewan yang duduk menjadi Badan Legislasi (Banleg) menerima tunjangan sebesar Rp 16.625.000 setiap tahunnya, tunjangan komisi Rp 55.900.000 per tahun tunjangan Badan Anggaran (Banggar) sebesar Rp 27.200.000 per tahun, tunjangan Badan Musyawarah (Bamus) senilai Rp 26.200.000 setiap tahunnya, serta alat kelengkapan dewan lain, seperti duduk sebagai panitia khusus (Pansus) mendapatkan tunjangan sebesar Rp 60.200.000 per tahunnya.

Dalam aturan tersebut, ada tambahan tunjangan bagi anggota dewan, yakni tunjangan reses (kegiatan wakil rakyat diluar masa sidang). Rata-rata setiap anggota dewan mendapatkan Rp 18.900.000 dalam satu tahun, nilai ini menambah penghasilan seorang anggota DPRD. Asik gak tuh?

Yudha Prayogo A., S.Psi
Yudha Prayogo A., S.Psi
Kita semua adalah pejuang, dalam setiap pertumbuhan dan perkembangan ada orang yang sangat keras kepada dirinya sendiri. Sangat yakin, kita semua wajib berjuang keras untuk setiap pertumbuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *